BumiSholawat

BumiSholawat

Sebuah Coretan Hitam Putih Putra Lamongan

Lapax Theme
MagaZimple Theme
Makna angka "26" dan Surat ke-26 Asy Syu'ara di Al-Qur'an

Diposting oleh On 21.45 with No comments

Lambang Indonesia
Kalau kita melihat bencana alam dan kegagalan TIMNAS Indonesia yang pernah terjadi di Indonesia, maka ada benang merah yang tersambung, yaitu tanggal 26.

Berikut daftar bencana yang terjadi di negeri ini. Tanggal 26 Agustus 1883 Gunung Krakatau meletus dengan dahsyat. Tanggal 26 Desember 2004 terjadi Tsunami di Aceh. Tanggal 26 Mei 2006 Gunung Merapi meletus,

Tanggal 26 Juni 2010 terjadi gempa di Tasikmalaya, dan t anggal 26 Oktober 2010 Gunung Merapi meletus kembali. Tanggal 26 Desember 2010 TIMNAS kalah dari Malaysia 0-3, Dan bila di cek dengan penanggalan, maka kejadian nya berdekatan dengan malam bulan purnama.

Mengapa tanggal 26? Mari kita lihat Al Quran Surat 26, Surat Asy Syu'ara'.

Surah Asy-Syu'ara adalah surah ke-26 dari Al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surah-surah Makkiyyah. Dinamakan Asy Syu'ara (kata jamak dari Asy Sya'ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuara yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surah ini, di kala ALLAH SWT secara khusus menyebutkan kedudukan para penyair Arab di zaman jahiliyah.

Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul-rasul; mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar balikkan lidah dan mereka tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan.

Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali-kali terdapat pada rasul-rasul. Oleh karena demikian tidak patut bila Nabi Muhammad SAW dituduh sebagai penyair, dan Al-Quran dituduh sebagai syair, Al-Quran adalah wahyu ALLAH SWT , bukan buatan manusia.

Pokok dan isi Surat Asy Syu'ara:

1. Keimanan: Jaminan ALLAH akan kemenangan perjuangan rasul- rasul-Nya dan keselamatan mereka. Al Quran benar- benar wahyu ALLAH yang dibawa turun ke dunia oleh Malaikat Jibril a.s. (Ruuhul amiin); hanya ALLAH yang wajib disembah.

2. Hukum-hukum: Keharusan memenuhi takaran dan timbangan; larangan mengubah syair yang berisi cacian-cacian, khurafat- khurafat, dan kebohongan-kebohongan.

3. Kisah-kisah
: Kisah-kisah Nabi Musa a.s. dengan Fir'aun; kisah Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Nuh a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Shaleh a.s. dengan kaumnya (Tsamud); kisah Nabi Hud a.s. dengan kaumnya (Ad), kisah Nabi Luth a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Syu'aib a.s. dengan penduduk Aikah.

4. Dan lain-lain: Kebinasaan suatu bangsa atau umat disebabkan mereka meninggalkan petunjuk-petunjuk agama; tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam dan perobahan-perobahannya adalah bukti adanya Tuhan Yang Maha Esa; petunjuk-petunjuk ALLAH bagi pemimpin agar berlaku lemah lembut terhadap pengikut-pengikutnya; turunnya kitab Al Quran dalam bahasa Arab sudah disebut dalam kitab- kitab suci dahulu.

Sunan Drajat

Diposting oleh On 16.28 with No comments

Sunan Drajat diperkirakan lahir pada tahun 1470 masehi. Nama kecilnya adalah Raden Qasim, kemudian mendapat gelar Raden Syarifudin. Dia adalah putra dari Sunan Ampel, dan bersaudara dengan Sunan Bonang.
Ketika dewasa, Sunan Drajat mendirikan pesantren Dalem Duwur di desa Drajat, Paciran Kabupaten Lamongan.
Sunan Drajat yang mempunyai nama kecil Syarifudin atau raden Qosim putra Sunan Ampel dan terkenal dengan kecerdasannya. Setelah menguasai pelajaran islam beliau menyebarkan agama islam di desa Drajad sebagai tanah perdikan di kecamatan Paciran. Tempat ini diberikan oleh kerajaan Demak. Ia diberi gelar Sunan Mayang Madu oleh Raden Patah pada tahun saka 1442/1520 masehi
Makam Sunan Drajat dapat ditempuh dari surabaya maupun Tuban lewat Jalan Daendels (Anyer - Panarukan), namun bila lewat Lamongan dapat ditempuh 30 menit dengan kendaran pribadi.

Sejarah singkat

Pintu Masuk Makam Sunan drajat
Sunan Drajat bernama kecil Raden Syari­fuddin atau Raden Qosim putra Sunan Ampel yang terkenal cerdas. Setelah pelajaran Islam dikuasai, beliau me­ngambil tempat di Desa Drajat wilayah Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan sebagai pusat kegiatan dakwahnya sekitar abad XV dan XVI Masehi. Ia memegang kendali keprajaan di wilayah perdikan Drajat sebagai otonom kerajaan Demak selama 36 tahun.
Beliau sebagai Wali penyebar Islam yang terkenal berjiwa sosial, sangat memperha­tikan nasib kaum fakir miskin. Ia terle­bih dahulu mengusahakan kesejahteraan sosial baru memberikan pemahaman tentang ajaran Islam. Motivasi lebih ditekankan pada etos kerja keras, kedermawanan untuk mengentas kemiskinan dan menciptakan kemakmuran. Usaha ke arah itu menjadi lebih mudah karena Sunan Drajat memperoleh kewenangan untuk mengatur wilayahnya yang mempu­nyai otonomi.
Sebagai penghargaan atas keberha­silannya menyebarkan agama Islam dan usahanya menanggulangi kemiskinan dengan menciptakan kehidupan yang makmur bagi warganya, beliau memperoleh gelar Sunan Mayang Madu dari Raden Patah Sultan Demak pada tahun saka 1442 atau 1520 Masehi.

Filosofi Sunan Drajat

Filosofi Sunan Drajat dalam pengentasan kemiskinan kini terabadikan dalam sap tangga ke tujuh dari tataran komplek Makam Sunan Drajat. Secara lengkap makna filosofis ke tujuh sap tangga tersebut sebagai berikut :






  1. Memangun resep teyasing Sasomo (kita selalu membuat senang hati orang lain)
  2. Jroning suko kudu eling Ian waspodo (di dalam suasana riang kita harus tetap ingat dan waspada)
  3. Laksitaning subroto tan nyipto marang pringgo bayaning lampah (dalam perjalanan untuk mencapai cita - cita luhur kita tidak peduli dengan segala bentuk rintangan)
  4. Meper Hardaning Pancadriya (kita harus selalu menekan gelora nafsu-nafsu)
  5. Heneng - Hening - Henung (dalam keadaan diam kita akan mem­peroleh keheningan dan dalam keadaan hening itulah kita akan mencapai cita - cita luhur).
  6. Mulyo guno Panca Waktu (suatu kebahagiaan lahir batin hanya bisa kita capai dengan salat lima waktu)
  7. Menehono teken marang wong kang wuto, Menehono mangan marang wong kang luwe, Menehono busono marang wong kang wudo, Menehono ngiyup marang wongkang kodanan (Berilah ilmu agar orang menjadi pandai, Sejahterakanlah kehidupan masya­rakat yang miskin, Ajarilah kesusilaan pada orang yang tidak punya malu, serta beri perlindungan orang yang menderita)

Penghargaan

makam sekitar sunan dtajat
Dalam sejarahnya Sunan Drajat juga dikenal sebagai seorang Wali pencipta tembang Mocopat yakni Pangkur. Sisa - sisa gamelan Singomeng­koknya Sunan Drajat kini tersimpan di Musium Daerah.
Untuk menghormati jasa - jasa Sunan Drajat sebagai seorang Wali penyebar agama Islam di wilayah Lamongan dan untuk melestarikan budaya serta benda-­benda bersejarah peninggalannya Sunan Drajat, keluarga dan para sahabatnya yang berjasa pada penyiaran agama Islam, Pemerintah Kabupaten Lamongan mendirikan Musium Daerah Sunan Drajat disebelah timur Makam. Musium ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur tanggal 1 Maret 1992.
Upaya Bupati Lamongan R. Mohamad Faried, SH untuk menyelamatkan dan melestarikan warisan sejarah bangsa ini mendapat dukungan penuh Gubernur Jawa Timur dengan alokasi dana APBD I yaitu pada tahun 1992 dengan pemugaran Cungkup dan pembangu­nan Gapura Paduraksa senilai Rp. 98 juta dan anggaran Rp. 100 juta 202 ribu untuk pembangunan kembali Masjid Sunan Drajat yang diresmikan oleh Menteri Penerangan RI tanggal 27 Juni 1993. Pada tahun 1993 sampai 1994 pembenahan dan pembangunan Situs Makam Sunan Drajat dilanjutkan dengan pembangunan pagar kayu berukir, renovasi paseban, bale rante serta Cungkup Sitinggil dengan dana APBD I Jawa Timur sebesar RP. 131 juta yang diresmikan Gubernur Jawa Timur M. Basofi Sudirman tanggal 14 Januari 1994.
Mahluk Bumi Pertama yang ke Luar Angkasa

Diposting oleh On 22.01 with No comments

Anjing bernama Laika itu dikirim 4 tahun sebelum manusia pertama terbang ke luar angkasa

Laika, anjing pertama yang dikirim ke angkasa luar (AP Photo)
Pada 53 tahun yang lalu, Laika menjadi anjing sekaligus mahluk Bumi pertama yang dikirim ke luar angkasa pada 3 November 1957. Anjing ras campuran husky Siberia ini merupakan satu-satunya penumpang dalam pesawat antariksa Uni Soviet, Sputnik 2.

Sebelum ikut bertualang ke luar angkasa, Laika hidup di jalanan Moskow. Laman stasiun televisi History Channel melaporkan dia bertahan hidup selama beberapa hari dalam Sputnik 2 dengan bantuan sistem dukung hidup artifisial.

Kabel-kabel elektroda yang ditancapkan ke tubuh anjing betina ini memberikan informasi mengenai dampak perjalanan antariksa terhadap sistem biologis makhluk hidup. Laika mati saat baterai sistem penopang hidupnya habis.

Setelah itu, sepuluh anjing Rusia lain juga diluncurkan ke luar angkasa, lima di antaranya mati. Mereka merupakan bagian dari persiapan peluncuran manusia ke luar angkasa. Kisah tentang Laika ini dapat ditemukan dalam novel grafis karya Nick Abadzis.

Pada 12 April 1961, kosmonaut Rusia Yuri Gagarin merupakan manusia pertama yang pergi ke antariksa dengan pesawat Vostok 1. Gagarin satu kali mengorbiti bumi dan mendarat dengan selamat di tanah Uni Soviet.

VIVAnews
10 Pemandangan Paling Menakutkan Di Dunia !!!

Diposting oleh On 21.42 with No comments


Kalau anda punya penyakit takut akan ketinggian, sebaiknya anda tidak mengunjungi tempat-tempat ini.

10. Dachstein Sky Walk (Austria)



Disebut “Balkon pegunungan alpina”, Dachstein Sky Walk ditahtakan pada ketinggian 2700 meter diatas permukaan laut dan di atas bebatuan vertikal Hunerkogel setinggi 250 m. Pemandangan 360 derajat memperlihatkan pada para pengunjung pemandangan Slovenia di selatan Republik Czech di sebelah utara. Skywalk jauh lebih tinggi dari platform di air terjun Niagara ataupun yang berada di air terjun Iguazu, Brazil.

9. Aurland Lookout (Norwegia)



Arsitek Todd Saunders dan Tommie Wilhelmsen ditugaskan untuk membuat desain tempat pemberhentian yang indah di atas gunung Aurland di Norwegia dan menghasilkan si cantik ini yang mendapat tempat pertama di kompetisi rute wisata Norwegia. Sisi paling luar platform – yang melengkung untuk membentuk fondasi struktur – ditutup sebuah kaca, memberikan pemandangan luar biasa ke daratan di bawah untuk mereka yang berani berjalan sampai paling ujung.

8. Grand Canyon Skywalk (Arizona – USA)



Platform menegangkan berbentuk tapal kuda ini bergantung tepat 4000 kaki di atas tanah dan memanjang 65 kaki dari ujung tebing Grand Canyon. Skywalk berbentuk tapal kuda ini dibangun dari tembok kaca setebal 4 inchi dan pengunjung diharuskan memakai kaus kaki anti gores bila ingin berjalan dan melihat pemandangan disana. Karya ini adalah karya arsitektur luar biasa yang sanggup menahan berat sampai 70 ton (setara dengan 14 ekor gajah afrika) dan dapat menahan tiupan angin sampai 100 meter per jam.

7. Platform Gantung Air Terjun Iguazu (Brasil dan Argentina)



Selain dari air terjun yang memang menakjubkan, tempatnya yang berada di hutan lindung subtropis membuat wisata di tempat ini semakin menyenangkan. Untuk menghargai kebesaran dan kemegahannya, baik sekali untuk melihat air terjun ini dari skywalk. Platform pemandangan ini begitu dekatnya sehingga anda akan tersemprot oleh percikan air dan dibuat tuli oleh raungan air jatuh dari ketinggian 80 kaki yang *****akkan telinga.

6. Menara Pencakar Langit Auckland (Selandia Baru)



Menara pencakar langit Auckland setinggi 328 m adalah bangunan tertinggi di belahan bumi bagian selatan. Dibutuhkan 2000 ton besi, 660 ton baja kerangka bangunan dan 15000 meter kubik semen untuk membangunnya. Bangunan ini dapat menahan angin berkecepatan 200 km/jam, gempa berkekuatan 8 skala richter dan di hari yang cerah, pemandangan bisa mencapai 82 km. Puncak dalam ruangan yang tertinggi adalah Sky deck dengan kaca tanpa sambungan yang memberikan pemandangan 360 derajat.

5. Illawara Fly Tree Top Walk (Australia)



Tempat ini dibuka belum lama setelah 5 bulan pembangunan. Terletak di Knights Hill di atas tebing dekat Robertson di dataran tinggi selatan, Illawara Fly Tree Top Walk memfasilitasi pengunjung untuk berjalan-jalan di antara kanopi hutan hujan 25 meter di atas tanah di atas platform besi. Lorong jalan setinggi 500 m ini memiliki tangan penyangga yang membawa pengunjung ke ujung tebing dan menawarkan pemandangan garis pantai dari Kiama sampai Shellharbour.

4. Landscape Promontory



Landscape Promontory adalah platform pemandangan gantung yang didisain Paolo Burgi sebagai bagian proyek Cardada, sebuah revitalisasi gunung Cardada yang diharapkan selesai pada tahun 2010. Lorong yang terbuat dari besi dan titanium berujung pada platform pemandangan dengan pemandangan Lago Maggiore. Bukan hanya pemandangan yang dapat dinikmati para pengunjung. Simbol–simbol di ubin dan keterangan keterangan yang tertulis di susuran platform menawarkan referensi tentang sejarah dan kesastraan.

3. Infinity Room at the House of the Rock (Wisconsin – USA)



House on the Rock, pertama kali dibuka pada tahun 1959, adalah kompleks ruangan2, jalan, kebun, dan toko dengan desain arsitektur unik oleh Alex Jordan, Jr. Letaknya adalah di Spring Green, Wisconsin, dan merupakan tempat wisata regional. The Infinity Room di rumah itu memanjang beberapa ratus kaki dari lembah, tanpa penyangga di bawahnya, dengan lebih dari 3000 jendela buatan tangan di pinggirnya.

2. Il Binocolo (Italia)



Di dalam kebun kastil Trauttmansdorff, Italia anda akan menemukan platform besi yang memukau ini keluar dari antara pepohonan. Namanya, yang berarti teropong, berasal dari bentuk atap kecil platform tersebut dan pemandangan sekitar. Di desain oleh arsitek Matteo Thun.

1. Puncak Tyrol (Austria)



Top of Tyrol (Puncak Tyrol) yang didesain oleh Astearchitecture adalah platform pemandangan setinggi 3000 m di atas permukaan laut di atas gletser Stubai di Tyrol, Austria. Baja tahan cuaca digunakan dalam pembangunannya untuk mangantisipasi cuaca ekstrim sehingga anda dapat berdiri 9 meter dari puncak gunung untuk melihat pemandangan Gletser Stubai.
Letusan Gunung Dahsyat di Dunia

Diposting oleh On 21.29 with No comments


Letusan Gunung Tavurvur, Papua Nugini, 7 Oktober 2006. (Foto: AFP)
Empat orang mengangkat tangan mereka saat menonton sebuah gunung berapi yang meletus di Jawa, Hindia Belanda, 1800-an atau 1900-an. (Foto: Arsip Hulton/ Getty Images)

Letusan Gunung Mayon, dekat Legazpi City di Filipina, 1950. (Foto: FPG / Getty Images)

Letusan Gunung Asamo, Jepang, 1930. (Foto: Arsip Hulton/ Getty Images)

Letusan Gunung Tungurahua, Ekuador, Agustus 2006. (Foto: Puebla/ Getty)

Letusan gunung Piton de la Fournaise di kepulauan la Réunion, 5 April 2007. (Foto: AFP)

Letusan Gunung Chaiten, Chili, 2 Mei 2008. (Foto: Gutierrez/ Reuters)

Letusan Gunung Merapi, Yogyakarta, 17 Mei 2006. (Foto: AFP)

Letusan Gunung Kubu, 1990. (Foto: Clucas / Alaska Volcano Observatory)

Letusan Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara, pada 30 Agustus 2010. (Foto: Patikawa / AP Photo)
Letusan Gunung di Islandia. (Foto: Kolbeins/ AFP)

Letusan Gunung Tremblet, Perancis, 16 April 2007. (Foto: AFP)
Letusan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta pada Selasa lalu ternyata tidak seberapa bila dibandingkan dengan letusan gunung-gunung lain di dunia.
Sejarh Panji Laras

Diposting oleh On 09.24 with No comments

Tradisi ini masih berhubungan dengan sejarah salah satu leluhur Kab.Lamongan yang bernama Mbah Sabilan.Dalam riwayat panji laras liris di ungkapakan,pada sekitar tahun 1640-1665 Kab.Lamongan dipimpin Bupati ketiga.Yakni, Raden Panji Puspa kusuma dengan gelar Kanjeng Gusti Adipati.Bupati itu mempunyai dua putra yaitu panji laras dan panji liris,sehingga mengakibatkan dua putri dari Adipati Wirasaba(wilayahnya sekitar kertosono nganjuk) yakni Dewi Andanwangi dan Dewi Andansari jatuh hati.

Karena Adipati Wirasaba didesak oleh ke dua putrinya akhirnya beliau menuruti keinginan putrinya untuk melamar panji laras dan panji liris di Lamongan,yang pada saat itu wirasaba belum memeluk agama islam,sedangkan di Lamongan islam sudah sangat melekat.
Untuk menyikapi hal itu panji laras dan liris meminta hadiah berupa dua genuk dan dua tikar yang terbuat dari batu, sebab genuk mangandung isyarat tempat untuk mengambil air wudhu sedangkan tikar untuk sholat yang mempunyai tujuan agar Dewi Andansari dan Dewi Andanwangi mau masuk islam.

Kemudian Adipati wirasaba memenuhi permintaan itu,dan ke dua putrinya membawa langsung benda-benda tersebut dengan naik perahu yang di kawal oleh prajurit.Kedatangan ke dua putri tersebut di sambut langsung oleh panji laras liris di pinggir kali lamongan.
Ketika akan turun dari perahu kain panjang Dewi Andansari dan Dewi Andawangi terbuka dan kelihatan betisnya.Melihat betis ke dua putri tersebut panji laras maupun panji liris tercengang ketakutan karena melihat betis ke dua putri itu berbulu lebat.

Hal itu merupakan suatu penghinaan bagi prajurit Wirasaba,kemudian mereka mengejar panji laras dan panji liris demikian pula prajurit dari lamongan juga harus melindungi kedua pemuda tersebut yang akhirnya terjadi perang Babad.Dalam perang tersebut panji laras dan panji liris tewas,termasuk Pati Mbah Sabilan.Jenazah mbah Sabilan dimakamkan dikelurahan Tumenggungan ,sedangkan jenazah panji laras dan panji Liris tidak ditemukan yang saat ini nama panji Laras dan panji Liris dan Dewi Andansari serta Dewi Andanwangi menjadi nama jalan di kota lamongan.Jalan tersebut di beri nama jalan Laras-Liris dan jalan Andanwangi serta jalan Andansari

Mbah Sabilan maupun panji laras dan panji liris dinilai meninggal dunia ketika sedang berjuang untuk syiar Islam.
Kashan Pictorial Rug

Diposting oleh On 14.34 with No comments

Kashan Pictorial adalah karpet berusia ratusan tahun.
Ini adalah tipe Pictorial karena memiliki desain gambar yang indah di atasnya.
Dimensi karpet Kashan ini  adalah 130 cm x 200 cm.

Ini adalah barang antik dan sudah tua "Pictorial Kashan Rug" terbuat dari Wol Kurk halus, dan merupakan salah satu jenis paling lembut dan halus terbuat dari wol yang digunakan dalam pembuatan karpet.

Karpet ini diperkirakan sebesar $ 12.000 USD, Untuk informasi lebih lanjut regrading karpet ini, silahkan hubungi (OnlyAntique at gmail dot com)
Sejarah Berdirinya Israel

Diposting oleh On 12.01 with No comments

Israel sudah berdiri di Palestina selama kurang lebih 60 tahun. Jumlah yang sangat lama. Mereka menjajah Palestina dan hanya menyisakan Gaza saja yang belum futuh mereka taklukan. Di Gaza, ada sebuah tembok besar yang tak pernah berhasil diruntuhkan oleh Israel: Hamas. Bagaimanakah Israel berdiri?
Gerakan antisemit di seluruh dunia melahirkan reaksi balik berupa gerakan Zionisme sedunia, yang digagas oleh Dr. Theodore Herzl (1896), seorang Yahudi Hongaria di Paris. Menurut Herzl, satu-satunya obat mujarab untuk menanggulangi antisemitisme adalah adalah dengan menciptakan suatu tanah air bagi bangsa Yahudi.
Melalui pamfletnya yang berjudul “Der Yuden Staat,” Herzl mulai mempropagandakan cita-citanya tersebut. Awalnya Herzl belum menegaskan di mana letak tanah air bangsa Yahudi akan dibangun. Mula-mula disebut Argentina atau Palestina. Tetapi dalam kongres kaum Zionis pertama di Basel, Swiss tahun 1897, mereka menetapkan Palestina sebagai pilihannya.
Guci Kuno

Diposting oleh On 11.55 with No comments

Guci Kuno


Guci Guci Ini, baru saja ditemukan pada Bulan Juni 2010 oleh seorang penggali tanah, yang pada saat itu mereka sedang membangun proyek, di daerah Riung Kab. Ngada Flores NTT. Tanpa di sengaja mereka menemukan Peti Besar yang didalamnya terdapat Guci Guci ini. berdasarkan type atau bentuknya Guci ini peninggalan Bangsawan Cina. yang memang pada saat itu, pada jamannya Orang orang Tionghoa "Cina" sangat banyak membantu perekonomian Rakyat Sekitar. Hingga kini orang orang Tionghoa "Cina" mendapat sebutan buat yang laki laki di panggil Baba "Pangeran" karena rata rata mereka dari ketrunan Bangsawan Tionghoa.

Jadi tidak salah lagi kalo didaerah Flores banyak ditemukan Peninggalan bangsawan Cina. INI BUKTINYA!!!

Buat yangt berminat silahkan menghubungi via email / telpon di 081254964448.
Guci Guci ini kami jual dengan harga yang Cocok
Acara Adat di Kab. Ngada

Diposting oleh On 12.30 with No comments

Reba Kampung Nage Jerebu'u Kab. Ngada

 Nalo Reba

 Tarian Adat Iyo Goe

 Acara Adat Mula Radhi Leza Wunga Sebelum Acara Adat Para Kampung Bogoboa Loa

 
Titi Rogo

 Proses Pembuatan Fare (tali)



Acara Adat Kasao

Acara Adat Ka Sao

  Acara Adat Ka Sao
Sejarah NU

Diposting oleh On 10.33 with 2 comments

Keterbelakangan, baik secara mental, maupun ekonomi yang dialami bangsa Indonesia, akibat penjajahan maupun akibat kungkungan tradisi, menggugah kesadaran kaum terpelajar untuk memperjuangkan martabat bangsa ini, melalui jalan pendidikan dan organisasi. Gerakan yang muncul 1908 tersebut dikenal dengan Kebangkitan Nasional. Semangat kebangkitan memang terus menyebar ke mana-mana--setelah rakyat pribumi sadar terhadap penderitaan dan ketertinggalannya dengan bangsa lain, sebagai jawabannya, muncullah berbagai organisai pendidikan dan pembebasan.
Kalangan pesantren yang selama ini gigih melawan kolonialisme, merespon Kebangkitan Nasional tersebut dengan membentuk organisasi pergerakan, seperti Nahdlatut Wathan (Kebangkitan Tanah Air) 1916. Kemudian tahun 1918 didirikan Taswirul Afkar atau dikenal juga dengan Nahdlatul Fikri (Kebangkitan Pemikiran), sebagai wahana pendidikan sosial politik kaum dan keagamaan kaum santri. Dari situ kemudian didirikan Nahdlatut Tujjar, (Pergerakan Kaum Sudagar). Serikat itu dijadikan basis untuk memperbaiki perekonomian rakyat. Dengan adanya Nahdlatul Tujjar itu, maka Taswirul Afkar, selain tampil sebagi kelompok studi juga menjadi lembaga pendidikan yang berkembang sangat pesat dan memiliki cabang di beberapa kota.
Ketika Raja Ibnu Saud hendak menerapkan asas tunggal yakni mazhab wahabi di Mekah, serta hendak menghancurkan semua peninggalan sejarah Islam maupun pra-Islam, yang selama ini banyak diziarahi karena dianggap bi'dah. Gagasan kaum wahabi tersebut mendapat sambutan hangat dari kaum modernis di Indonesia, baik kalangan Muhammadiyah di bawah pimpinan Ahmad Dahlan, maupun PSII di bahwah pimpinan H.O.S. Tjokroaminoto. Sebaliknya, kalangan pesantren yang selama ini membela keberagaman, menolak pembatasan bermadzhab dan penghancuran warisan peradaban tersebut.
Sikapnya yang berbeda, kalangan pesantren dikeluarkan dari anggota Kongres Al Islam di Yogyakarta 1925, akibatnya kalangan pesantren juga tidak dilibatkan sebagai delegasi dalam Mu'tamar 'Alam Islami (Kongres Islam Internasional) di Mekah yang akan mengesahkan keputusan tersebut.
Didorong oleh minatnya yang gigih untuk menciptakan kebebsan bermadzhab serta peduli terhadap pelestarian warisan peradaban, maka kalangan pesantren terpaksa membuat delegasi sendiri yang dinamai dengan Komite Hejaz, yang diketuai oleh KH. Wahab Hasbullah.
Atas desakan kalangan pesantren yang terhimpun dalam Komite Hejaz, dan tantangan dari segala penjuru umat Islam di dunia, Raja Ibnu Saud mengurungkan niatnya. Hasilnya hingga saat ini di Mekah bebas dilaksanakan ibadah sesuai dengan madzhab mereka masing-masing. Itulah peran internasional kalangan pesantren pertama, yang berhasil memperjuangkan kebebasan bermadzhab dan berhasil menyelamatkan peninggalan sejarah serta peradaban yang sangat berharga.
Berangkat dari komite dan berbagai organisasi yang bersifat embrional dan ad hoc, maka setelah itu dirasa perlu untuk membentuk organisasi yang lebih mencakup dan lebih sistematis, untuk mengantisipasi perkembangan zaman. Maka setelah berkordinasi dengan berbagai kiai, akhirnya muncul kesepakatan untuk membentuk organisasi yang bernama Nahdlatul Ulama (Kebangkitan Ulama) pada 16 Rajab 1344 H (31 Januari 1926). Organisasi ini dipimpin oleh KH. Hasyim Asy'ari sebagi Rais Akbar.
Untuk menegaskan prisip dasar orgasnisai ini, maka KH. Hasyim Asy'ari merumuskan Kitab Qanun Asasi (prinsip dasar), kemudian juga merumuskan kitab I'tiqad Ahlussunnah Wal Jamaah. Kedua kitab tersebut kemudian diejawantahkan dalam Khittah NU , yang dijadikan dasar dan rujukan warga NU dalam berpikir dan bertindak dalam bidang sosial, keagamaan dan politik.  

Nahdlotul Ulama
Paham Keagamaan

Diposting oleh On 10.31 with No comments

Nahdlatul Ulama (NU) menganut paham Ahlussunah Wal Jama'ah, sebuah pola pikir yang mengambil jalan tengah antara ekstrim aqli (rasionalis) dengan kaum ekstrim naqli (skripturalis). Karena itu sumber pemikiran bagi NU tidak hanya Al-Qur'an, Sunnah, tetapi juga menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik. Cara berpikir semacam itu dirujuk dari pemikir terdahulu, seperti Abu Hasan Al-Asy'ari dan Abu Mansur Al-Maturidi dalam bidang teologi. Kemudian dalam bidang fikih mengikuti empat madzhab; Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali. Sementara dalam bidang tasawuf, mengembangkan metode Al-Ghazali dan Junaid Al-Baghdadi, yang mengintegrasikan antara tasawuf dengan syariat.
Gagasan kembali ke khittah pada tahun 1984, merupakan momentum penting untuk menafsirkan kembali ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah, serta merumuskan kembali metode berpikir, baik dalam bidang fikih maupun sosial. Serta merumuskan kembali hubungan NU dengan negara. Gerakan tersebut berhasil membangkitkan kembali gairah pemikiran dan dinamika sosial dalam NU.
Sembilan Pedoman Berpolitik Warga NU

Diposting oleh On 14.47 with No comments

Sembilan butir Pedoman Berpolitik Warga NU yang dicetuskan dalam Muktamar NU XVIII di Krapayak Yogyakarta tahun 1989:
1. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama mengandung arti keterlibatan warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara secara menyeluruh sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945;


2. Politik bagi Nahdlatul Ulama adalah politik yang berwawasan kebangsaan dan menuju integritas bangsa dengan langkah-langkah yang senantiasa menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan untuk mencapai cita-cita bersama, yaitu terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur lahir dan batin dan dilakukan sebagai amal ibadah menuju kebahagiaan di dunia dan kehidupan di akhirat;


3. Politik bagi Nahdlatul Ulama adalah pengembangan nilai-nilai kemerdekaan yang hakiki dan demokratis, mendidik kedewasaan bangsa untuk menyadari hak, kewajiban, dan tanggung jawab untuk mencapai kemaslahatan bersama;


4. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama haruslah dilakukan dengan moral, etika, dan budaya yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, menjunjung tinggi Persatuan Indonesia, ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan dan ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia;


5. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama haruslah dilakukan dengan kejujuran nurani dan moral agama, konstitusional, adil, sesuai dengan peraturan dan norma-norma yang disepakati serta dapat mengembangkan mekanisme musyawarah dalam memecahkan masalah bersama;


6. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama dilakukan untuk memperkokoh konsensus-konsensus nasional dan dilaksanakan sesuai dengan akhlaq al karimah sebagai pengamalan ajaran Islam Ahlussunah Waljamaah;


7. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama, dengan dalih apa pun, tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan kepentingan bersama dan memecah belah persatuan;


8. Perbedaan pandangan di antara aspirasi-aspirasi politik warga NU harus tetap berjalan dalam suasana persaudaraan, tawadlu’ dan saling menghargai satu sama lain, sehingga di dalam berpolitik itu tetap terjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan Nahdlatul Ulama;


9. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama menuntut adanya komunikasi kemasyarakatan timbal balik dalam pembangunan nasional untuk menciptakan iklim yang memungkinkan perkembangan organisasi kemasyarakatan yang lebih mandiri dan mampu melaksanakan fungsinya sebagai sarana masyarakat untuk berserikat, menyatukan aspirasi serta berpartisipasi dalam pembangunan.

Nahdlotul Ulama
Jelang Muktamar NU: Yang Muda Harus Tampil

Diposting oleh On 14.44 with No comments

Mustasyar PBNU KH Mustofa Bisri berpendapat kepemimpinan NU mendatang harus dipimpin oleh anak muda yang mampu mengelola organisasi dan memiliki pandangan ke depan.
“Saya mengatakan anak muda yang harus tampil, harus diingat, umur berapa KH Wahid Hasyim menjadi ketua NU, Kiai Mahfudz Siddik, likuran (umur duapuluhan), Kiai Idham Cholid, likuran, yang agak tua cuma kiai Dahlan, tiga puluh keatas,” katanya kepada NU Online di Jakarta baru-baru ini.

Pengasuh Pesantren Raudhatut Thalibien Rembang ini menyatakan, selama ini ada pandangan yang tua tidak mau memberi kesempatan pada yang muda sehingga proses regenerasi tidak berjalan. Padahal semestinya harus sama,

“Anak muda harus tampil, jangan sampai yang muda juga menyodorkan yang tua, itu menutup kesempatan mereka sendiri,” tandasnya.

Meskipun dari segi usia masih muda, anak-anak muda saat ini boleh dikata lebih pintar-pintar, sayangnya mereka tidak diberi kesempatan seperti para pemimpin NU generasi 50-an.

“Persoalannya tidak diberi kesempatan saja, kalau dulu diberi kesempatan, Kiai Wahid umur berapa ketika tampil, kalau sekarang ini masih IPNU, ya kan, Kiai Mahfudz juga demikian,” imbuhnya.

Salah satu upaya untuk mendorong regenerasi dilakukan adalah pembatasan masa jabatan maksimal dua kali dalam kepemimpinan NU, yang mendorong anak muda untuk tampil.

Ditanya mengenai masih adanya cabang yang mencalonkan dirinya, Gus Mus hanya berkomentar, “Nga bosen-bosennya orang mencalonkan saya. Itu mulai dari muktamar Lirboyo tahun 1999, saya sudah mengatakan bahwa NU harus dipegang anak muda, diulangi di Donohudan tahun 2004, saya mengulangi lagi, ini zamannya anak muda. padahal saat di Donohudan, yang muda kan sudah agak tua, sekarang diulangi lagi,” tandasnya. (nuonline)
Sejarah Surabaya Asal-usul (suroboyo)

Diposting oleh On 14.46 with No comments

Cerita rakyat dapat dipandang sebagai kebudayaan lisan karena keberadaan cerita rakyat tersebut melalui bentuk pewarisan budaya secara turun temurun, disebarkan secara lisan dan mempunyai varian-varian yang dalam beberapa hal mempunyai perbedaan.

Legenda adalah salah satu cerita rakyat yang menceritakan asal-usul daerah
Siapa yang tak kenal dengan nama kota yang satu ini, kota metropolitan 2. SUROBOYO...begitu akrab ditelinga kita warga jatim dan seluruh pelosok negri...sampai-sampai suporter sepak bola dari kota ini (persebaya) menjuluki dengan nama BAJUL IJO (Buaya Ijo), sangar C...tapi siapa sangka nama yang begitu populer ini (suroboyo) diambil dari nama 2 mahluk yang sedang bertarung.
Taukah anda, sejarah sering diputar balikkan, / banyak sekali varian-varian yang berbeda yang mengatakan A I U E O....bukan mengada-ada tapi disini sejarah akan dibuka.
Dahulu ada 2 orang yang sakti mandraguna...koyo opo wae rex hihihihi...mereka dari satu peguruan, tapi diantara mereka tidak saling mengetahui bahwa mereka satu guru, guru mereka adalah EMPU SUPO, (yang membuat keris tanpa di palu...melainkan diplurut menngunakan tangan. Wou....!!!) kedua orang tersebut bernana GAJAH BELANG & JOKO KUCIR. Joko Kucir Berasal dari suatu daerah yang bernama MEJERO yang terletak di Desa Sendang Agung Kec Paciran Lamongan. Sedangkan Gajah Belang berasal dari desa GUNUNG LANGGAR blimbing Lamongan
Kenapa mereka bertarung???
Menurut yang penulis ketahui, mereka memperebutkan seorang wanita yang sangat cantik jelita, tidak akan pernah habis dimakan waktu, dari tahun ketahun kecantikannya terkenal kemana mana. Seluruh kesatria/orang-orang sakti seluh pelosok negri ingin menikah dengannnya.Tidak juga berwajah cantik jelita, tapi beliau juga (mbok rondo dadapan) kesaktiannya tak terkalahkan, Nama wanita tersebut MBOK RONDO DADAPAN (rondo kok cantik???) yang juga berasal dari Desa Dadapan Kec. Solokuro Lamongan. Salah satu contoh, Pernah suatu ketika Mbok Rondo Dadapan ini membakar damen (batang padi) yang sangat banyak di sawahnya (ladangnya) beliau bersabda / mengucapkan satu kalimat (nangndi wae awu iki mabur, senajan awu iku sak titik, yo iku tanahku) dimana saja abu ini terbang meskipun jatuhnya abu itu satu titik ya itu menjadi tanahku. Menurut cerita satu titik abu yang jatuh sama dengan 1 hektar, dan tanah yang kejatuhan abu tersebut sangat angker. Rata-rata tanah yang angker sekarang milik mbok rondo dadapan, Oleh sebab itu banyak tanah yang sampai saat ini gak jelas pemiliknya, karena tanah tersebut angker. Hebat ga…sampai sekarang banyak sekali terdapat tanah mbok rondo dadapan, hampir diseluruh pulau jawa dan sekitarnya.
Selama berbulan bulan Gajah belang dan Joko Kucir bertarung habis-habisan, hampir mengilingi pulau jawa ini pertarungan mereka berdua. Dan tiap bertarung disuatu daerah apa yang mereka lakukan slalu dijadikan nama daerah tersebut, seperti Gresik, Sido Kelar, Sido Rame, Mbulu Tigo, Bongkawak dan masih banyak lagi.

Sampai akhirnya mereka bertarung disuatu tempat yang berubah menjadi Iwak Suro & Bajul ijo (Ikan Hiu & Buaya Hijau) Joko Kucir Menjadi Ikan Hiu dan Gajah Belang Menjadi bajul Ijo akhirnya dinamakanlah tempat tersebut yang menjadi Ibukota Prop Jatim Surabaya, dan belum habis sampai disitu. Pertarungan mereka berakhir di di desa Bongkawak kec Laren Lamongan, pertarungan mereka disitu merupakan pertarungan terakhir mereka berdua….Sebab mereka berdua sama-sama meninggal. Dan tidak mendapatkan apa yang mereka rebutkan.
Cerita ini, banyak sekali hikmahnya…jadi buat kita jangan meniru apa yang Joko Kucir & Gajah Belang Lakukan…memperebutkan apa yang seharusnya tidak dilakukan. Sampai mengakibatkan hilanya nyawa…..Astaghfirullah hal adzim..….
Cerita ini dari mulut kemulut, penulis hanya menyampaikan, apabila ada yang salah. mohon dikoreksi. terimakasih
Joko Tingkir 2

Diposting oleh On 22.36 with No comments

Joko Tingkir menimba ilmu kurang lebih selama 3 bulan dari Ki Ageng Banyubiru …. hampir seluruh ilmu dari Ki Ageng Banyubiru telah diturunkan kepada Joko Tingkir …!!! Joko Tingkir dengan mudah menyerap seluruh ilmu yang diberikan… dan tidak terbayang kesaktian Joko Tingkir… karena telah banyak guru-guru yang sakti mandraguna… menurunkan ilmu kepada nya …!!! Para guru dengan senang hati… menurunkan kepada Joko Tingkir karena Joko Tingkir lah yang akan menjadi ‘matahari’ di tanah Jawa … melanjutkan tahta Kerajaan Majapahit …!!!
 
Setelah dirasakan cukup menimba ilmu,… Ki Ageng Banyubiru akhirnya berkata kepada Joko Tingkir … “Anakku, Joko Tingkir… Ku kira sudah cukup waktunya menuntut ilmu… seluruh ilmu yang ada padaku telah kuturunkan kepada mu …!!! Sudah waktunya engkau mengabdi ke Demak… menjemput wahyumu … !!! Untuk engkau ketahui… saat ini Sultan Demak sedang berada di bukit Prawata … !!! Pergilah engkau ke sana… !!!” Kemudian… Ki Ageng Banyu biru mengambil segenggam tanah dan memasukkan ke dalam kantong kain… “Sebelum sampai ke Prawata… engkau akan bertemu seekor kerbau liar… dan masukkanlah tanah ini ke mulutnya …!!!” begitu pesan Ki Ageng Banyubiru …

“Kerbau ini akan mengamuk sejadi-jadinya… siapapun tidak akan sanggup menghentikan… kecuali hanya engkau seorang… Joko Tingkir …!!! Untuk mengalahkan kerbau tersebut… cukup mudah… ambil lah tanah tersebut dari mulutnya… dan hantamkan pukulanmu ke kepalanya… kerbau itu akan binasa …!!!” demikian pesan Ki Ageng Banyubiru kepada Joko Tingkir …!!! Kemudian… Ki Ageng Banyubiru juga berpesan… “Joko Tingkir… janganlah engkau berpisah dengan Mas Manca, Ki Wila dan Ki Wuragil… baik dalam keadaan susah ataupun senang… !!! Untuk menuju Prawata sebaiknya kalian menggunakan rakit melalui sungai Dengkeng… !!! Naagh berangkat laaagh anakku… doaku menyertaimu …!!! demikian akhir pesan dari Ki Agengn Banyubiru…

Berangkatlaagh Joko Tingkir bersama ‘three musketer’ Mas Manca, Ki Wila dan Ki Wuragil… membuat rakit dari potongan bambu… !!! Akhirnya mereka berempat menaiki rakit… dan dengan masing-masing memegang bambu… didoronglaagh rakit itu… !!! Ki Agengn Banyubiru… trenyuuuh melihat Joko Tingkir yang bersungguh-sungguh… menjemput wahyu… dan matanya terlihat berkaca-kaca… dikarenakan ia teringat akan Ki Ageng Pengging… yang sudah menjadi takdirnya… harus meninggal ditengah hiruk-pikuk politik kerajaan …!!!
WPDealer 728x90